Penerapan Virtual Reality di Bidang Konstruksi Pembangunan

Saat ini banyak software yang membantu developer membuat desain bangunan. Misalnya seperti CAD atau Building Information Modelling (BIM). Akan tetapi, software tersebut tidak bisa menyajikan desain dalam bentuk 3D yang komprehensif. 

Hal tersebut menyebabkan beberapa hambatan dalam proses desain bangunan. 

Beberapa di antaranya, developer kurang jitu dalam mendeteksi kesalahan data di awal tahap proyek pembangunan. Akibatnya, biaya proyek jadi membengkak karena adanya tahap rebuilding. 

Teknologi VR dapat menyediakan data presisi dalam tahap awal proyek melalui beberapa penerapan. Lalu, apa saja contoh penerapan VR dalam bidang konstruksi?

3D Modelling

Saat ini BIM dapat dikombinasikan dengan teknologi VR. Hasilnya, presentasi desain konstruksi dan bangunan jadi lebih nyata dan detil. Sebab, setiap bagiannya bisa diamati dengan berjalan mengelilingi objek 3D. 

Contoh penerapan VR bangunan dalam 3D modelling banyak ditemukan pada pemindaian laser dan BIM. Fungsinya untuk menghasilkan data topografi kota, lanskap, dan geometri kompleks dengan lebih presisi. 

Dengan menggabungkan teknologi pemindaian laser dan drone, Anda dapat membuat desain bangunan yang sangat detail dalam teknologi VR. Pemindaian laser akan menghasilkan data topografi kompleks yang presisi, lalu BIM akan menghasilkan desain 3D. 

Contoh penerapan Virtual Reality dalam konstruksi bangunan:

Contoh penerapan VR dalam bidang konstruksi dan arsitektur adalah BIM. Namun, BIM harus dkolaborasikan dengan software lain. Contohnya seperti Autodesk Revit Live. 

Dengan Autodesk Revit Live, Anda dapat mengubah desain bangunan dari BIM menjadi desain 3D. Anda bisa melihatnya menggunakan teknologi VR headset yang sudah terkoneksi ke software tersebut. 

Ruang Rapat Desain Virtual

Teknologi VR menyediakan ruang rapat virtual. Di mana seluruh stakeholder dari perusahaan maupun klien dapat nyaman berdiskusi soal proses pembangunan gedung. Meskipun, jarak mereka berjauhan.

Stakeholder developer maupun klien dapat melakukan log in ke platform ruang rapat virtual. Kemudian mereka membuat avatar yang menyerupai tampilan fisik masing-masing. Setelah avatar mereka jadi, komunikasi bisa dilakukan menggunakan headset VR.

Headset VR akan mengantarkan seluruh stakeholder ke dalam ruang rapat virtual. Di sana,  komunikasi virtual yang terjalin lebih efektif dibandingkan komunikasi di dalam tools online lainnya. Mengapa? 

Sebab,  stakeholder dapat bertemu di ruang konferensi virtual dan melihat avatar VR satu sama lain. Lalu mereka dapat berkomunikasi seakan-akan mereka bertemu langsung di ruang meeting. 

Contoh penerapan Virtual Reality dalam rapat proyek konstruksi:

Beberapa perusahaan developer dan desain di Jepang membuat teknologi VR. Teknologi VR itu berupa headset VR yang terkoneksi dengan desain 3D bangunan.

Melalui teknologi VR ini, klien maupun masyarakat umum dapat berjalan-jalan di dalam desain atau maket bangunan. 

Di dalam ruang virtual tersebut, masyarakat bebas mengamati dan berinteraksi dengan objek desain. Setelah itu, klien maupun masyarakat umum dapat memberi masukan kepada developer pembuat desain bangunan. 

Virtual Site Visit

\"\"

Penerapan Virtual Reality di bidang pembangunan yang selanjutnya adalah virtual site visit menggunakan kamera 360 derajat. Kamera ini adalah gabungan teknologi VR dan kamera 3D.

Dengan kamera 360 derajat, pekerja dan klien yang menggunakan headset VR dapat melihat situs pembangunan secara menyeluruh. Mulai dari tampak depan, kanan, kiri dan belakang. 

Teknologi VR kamera 360 derajat juga bisa dikombinasikan dengan teknologi Augmented Reality. Tujuannya sebagai tools koreksi proyek. Misalnya tools untuk mencatat, mengambil gambar dan merekam video koreksi. 

Contoh penerapan virtual reality untuk site visit:

ARUVANA memiliki produk virtual reality kamera 360 derajat yang dapat mengajak pengguna melakukan tur virtual ke suatu lingkungan. Termasuk situs pembangunan proyek. 

Dalam tur virtual, klien dapat berkomunikasi langsung dengan para pekerja proyek tanpa harus berkunjung ke site secara offline. Dalam komunikasi tersebut klien bisa langsung menyampaikan koreksi pengerjaan proyek. 

Pekerja proyek juga bisa lebih sering memantau situs proyek dari rumah masing-masing. Dalam proses pemantauan, pekerja bisa membuat dokumentasi problem pengerjaan proyek. Bentuknya berupa notes, gambar atau video Augmented Reality.

Misalnya saat melakukan tur virtual, pekerja menemukan komponen bangunan yang harus direlokasi. Pekerja bisa membuat notes dan mengambil gambar ilustrasi proses relokasi komponen secara dengan teknologi AR. 

Simulasi Pelatihan Kerja 

\"\"

Simulasi pelatihan para pekerja proyek juga bisa dimudahkan dengan adanya teknologi VR. Caranya dengan dashboard VR yang menampilkan mesin kendali alat-alat berat. Misalnya seperti traktor dan ekskavator.

Sebelum diterjunkan langsung ke situs proyek untuk menggunakan alat berat, para pekerja bisa melakukan simulasi pengendalian alat berat dengan dashboard VR. Mereka cukup menggunakan headset VR untuk masuk ke ruang kendali virtual.

Contoh penerapan virtual reality dalam simulasi pelatihan kerja:

Sebagai jasa virtual reality, ARUVANA menyediakan produk virtual reality berupa simulasi pengendalian alat berat. Dalam produk VR tersebut, pekerja proyek bisa melakukan trial and error. Sehingga mereka bisa meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan kesalahan di lapangan. 

Nah, itu tadi adalah penerapan Virtual Reality di bidang konstruksi pembangunan dan arsitektur. Dari pembahasan tersebut, Anda telah mengetahui bahwa teknologi VR dapat memudahkan proses pengerjaan proyek pembangunan. 

Adanya preview desain secara 3D dan real time akan menguntungkan perusahaan maupun klien. Klien bisa lebih yakin terhadap desain yang ditawarkan. Sementara perusahaan dapat menghemat biaya dan waktu pengerjaan proyek.

Ini saatnya Anda mengoptimasi pengerjaan proyek pembangunan Anda dengan teknologi VR. Solusinya mudah, cukup kontak ARUVANA jasa virtual reality untuk memesan teknologi VR yang sesuai dengan proyek lapangan Anda. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *