5+ Contoh Filter Augmented Reality untuk Bisnis Anda

Contoh filter Augmented Reality adalah tampilan gambar dunia nyata yang ditambahkan dalam kamera. Filter AR bisa dibuat di kamera media sosial atau kamera aplikasi yang terhubung ke media sosial.

Saat ini, banyak brand ternama menggunakan filter AR bisnis untuk meningkatkan performa bisnis. Misalnya seperti meningkatkan engagement produk, brand awareness, dan penjualan online. Sebab dengan filter AR, Anda bisa membuat media promosi dan penjualan yang interaktif di media sosial.

Lalu apa saja contoh filter Augmeted Reality untuk bisnis Anda? Simak artikel berikut, kami punya inspirasi filter AR oleh brand-brand ternama

1. Nike Fit

Jika Anda punya bisnis sepatu, mungkin Anda tak asing dengan keluhan pelanggan salah ukuran. Anda bisa mencoba teknologi AR untuk bisnis untuk menyelesaikan masalah itu.

Sebagai contoh, Nike menggunakan filter Augmented Reality bernama Nike Fit. Nike Fit adalah aplikasi AR untuk memindai kaki pelanggan dan mendeteksi ukuran secara otomatis. 

Selain itu, mereka bisa mencoba filter sepatu berbagai model untuk menentukan model yang pas. Mereka bisa membeli sepatu secara online. Setelah itu, ukuran kaki dan preferensi model sepatu disimpan dalam database untuk pemesanan selanjutnya. 

Jadi, pelanggan bisa melakukan pembelian online tanpa mengulang input ukuran. Mereka juga bisa melihat referensi model sepatu sesuai dengan model sepatu yang pertama mereka beli.

2. Chanel Lip Scanner

Pelanggan tak bisa asal dalam membeli lipstik. Sebab, pemilihan warna yang kurang tepat akan menyebabkan penampilan tak menarik. Masalah ini bisa diatasi dengan filter teknologi Augmented Reality.

Sebagai contoh, brand makeup Chanel meluncurkan filter Chanel’s Lip Scanner. Pelanggan dapat melakukan scan wajah dengan filter aneka warna lipstik di bibir mereka. Dengan begitu, mereka bisa menentukan warna lipstik yang paling cocok. 

Inspirasi filter AR untuk bisnis satu ini bisa membantu bisnis kecantikan Anda. Sebab, pelanggan Anda akan lebih yakin atas pilihan produknya sebelum melakukan pembelian. 

Selain itu, brand Anda bisa meningkatkan customer experience melalui katalog yang interaktif. Jadi, brand Anda bisa lebih mudah jadi top of mind pelanggan Anda. 

Baca Juga: 5+ Tren VR dan AR dalam Bisnis E-Commerce

3.Wella Hair Salon

\"filter

Teknologi filter AR menginspirasi bisnis salon kecantikan. Tepatnya, filter AR bisa meminimalisir keluhan pelanggan yang merasa salah warna rambut atau potongan rambut. 

Salon Wella Professional kini telah mengembangkan filter Augmented Reality (AR) pada cermin salon. Cermin ini memungkinkan pelanggan salon untuk mencoba berbagai warna dan model rambut. 

Tak hanya itu saja, cermin dengan filter AR dilengkapi teknologi 360 degree camera. Jadi, pelanggan dapat melihat tiap sudut rambutnya untuk memastikan kerapian potongan rambut. 

Setelah itu, mereka bisa berfoto di cermin tersebut. Hasil foto dapat mereka unggah di media sosial. Hal semacam ini bisa menguntungkan brand dalam upaya branding salon Anda.  

4. Kollectin Jewelry

Tak hanya filter AR sepatu, Anda juga bisa menerapkan filter Augmented Reality untuk bisnis perhiasan. Misalnya seperti yang dilakukan oleh Kollectin, sebuah merek baru aksesoris dan fashion. 

Kollectin membuat filter AR bernama Xperience Mode yang terhubung dengan media sosial mereka. Fitur ini memungkinkan pelanggan mencoba anting, kalung dan gelang secara virtual. 

Setelah menemukan perhiasan yang cocok, mereka bisa berfoto dan membagikan foto itu di Instagram. Tujuannya untuk berbagi mode aksesori dengan influencer favorit mereka. Kemudian, mereka bisa berbelanja online bersama.

Selain meyakinkan pelanggan soal produk pilihan mereka, filter AR juga bisa meningkatkan brand awareness. Dengan begitu, Anda bisa meningkatkan penjualan produk.

5. AR Photobooth Brand

\"\"

Anda bisa memanfaatkan filter AR untuk photobooth dalam peluncuran produk baru. Cara kerjanya sama seperti selfie di smartphone. Pelanggan tinggal masuk ke dalam bilik, scan wajah, dan foto mereka otomatis terekam. 

Menggunakan filter AR, Anda bisa menampilkan produk dan logo brand di dalam foto pelanggan. Jadi, ketika pelanggan mengunggah foto di Instagram, Anda bisa meningkatkan brand awareness produk Anda. 

Menggunakan AR photobooth, pelanggan tak hanya menjajal produk baru Anda. Namun juga membantu menyebarluaskan publikasi brand Anda dengan foto yang diunggah. 

6. AR Campaign

Mungkin brand Anda ingin membahas isu tertentu untuk kampanye brand. Misalnya, Anda memiliki produk ramah lingkungan. Anda ingin mempromosikan brand dengan membahas isu daur ulang sampah. Anda bisa memaksimalkan kampanye brand dengan filter AR.

Contoh inspirasi filter AR bisnis adalah Snapchat. Snapchat bekerjasama dengan seniman jalanan untuk membahas isu AIDS. 

Seniman jalanan kemudian membuat lukisan. Lukisan mereka kemudian dikonversi menjadi filter Instagram berbayar. Pengguna yang memakai filter tersebut otomatis menyumbang dana kepada penderita AIDS. 

Melaui inspirasi filter Augmented Reality oleh brand-brand ternama, Anda bisa mulai mengadaptasi dalam bisnis Anda. Anda tinggal menyesuaikan jenis dan spesifikasi filter dengan tujuan promosi atau penjualan bisnis Anda.

Agar tak salah sasaran, tentu Anda perlu berkonsultasi dengan ahlinya. Misalnya seperti konsultasi dengan bagian pemasaran atau jasa augmented reality berkualitas. 

Siapkan dulu strategi marketing Anda untuk filter AR. Lalu Anda tak perlu bingung lagi, cukup kontak saja kami untuk pembuatan teknologi AR yang tepat. Kami punya beberapa variasi produk untuk membantu bisnis Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *